Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) didampingi Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan) menghadiri deklarasi dukungan putaran kedua Pilkada DKI di Kelapa Gading Sports Mall, Jakarta, Selasa (14/3). Partai Persatuan Indonesia (Perindo) resmi memberikan dukungan kepada pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (ANTARA)

Saling Sindir Kubu Ahok dan Anies Perihal Reklamasi
Senin, 20 Maret 2017, 16:26:00 WIB

Tim sukses (timses) Cagub-cawagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengomentari pernyataan cagub DKI Anies Baswedan soal reklamasi. Jubir timses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, menyebut Anies tidak konsisten soal reklamasi.

Ketidakkonsistenan Anies bisa dilihat dari komentarnya terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Anies menyebut dirinya akan mengikuti apa yang menjadi putusan PTUN. Padahal sebelumnya, Anies mengatakan dia dan cawagub Sandiaga akan menolak reklamasi.

"Anies tidak istiqomah dalam gagasan. Apalagi dalam perbuatan. Siapa bilang Ahok gubernur pengembang. Ahok justru terapkan aturan yang tidak pernah diatur pada masa Foke (Fauzi Bowo) jadi gubernur, " kata Raja Juli dalam penyataan tertulisnya, Senin (20/3).

Sebelumnya, Anies Baswedan menyatakan akan mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada dalam mengambil setiap kebijakan, termasuk soal reklamasi. Dia menegaskan akan taat pada putusan pengadilan dan peraturan pemerintah karena reklamasi bukan proyek pribadi.

"Kita taati keputusan pengadilan, kita akan ikuti perundang-undangan, tidak bekerja seperti kemauan pribadi, ini bukan proyek pribadi, kita ikuti peraturan perundang-undangan. Saya akan ikuti peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah," ujar Anies di Hotel Bidakara, Jalan Jend Gatot Subroto, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Anies menyatakan kebijakan tersebut harus diperhatikan secara cermat. Kebijakan itu harus mengikuti prosedur yang ada untuk menghindari masalah yang akan timbul pada masyarakat.

Anies menanggapi kritikan dari Raja Juli, ia menegaskan pihaknya sepaham dengan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam hal reklamasi. "PTUNnya bilang dibatalin masa saya mau nentang. Ya saya ikutin, justru PTUNnya setuju sepaham dengan sikap kita," ujar Anies di Jalan Ampera Raya Gang Sawo, RT 04 RW 10, Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Anies meminta pihak Ahok-Djarot yang menilainya tidak konsisten untuk tidak memutarbalikkan fakta. Sejak awal pihaknya telah menentukan sikap pada masalah reklamasi teluk Jakarta.

"Jadi nggak usah diplintir-plintir lah sama tim di sana. Sudah jelas kita posisinya dari awal kita ingin agar kepentingan publik di nomor satukan, bukan kepentingan sekelompok orang apa lagi kepentingan komersial saja," kata Anies.

Keputusan PTUN dinilai Anies telah jelas. Dia kemudian kembali bertanya akan sikap Cagub Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terhadap keputusan tersebut. "Ini malah saya tanya posisinya Pak Basuki bagaimana ya menerima nggak keputusan PTUN. Sudah pernah ditanya belum, gimana menerima apa tidak. Kalau saya keputusan PTUN, saya terima, saya setuju keputusan itu," imbuh Anies.

Jika terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, Anies juga akan menerima keputusan tersebut dan tidak akan mengajukan banding. "Saya akan terima putusannya, jadi menurut saya nggak usah dibolak balik deh, bahkan kita akan tegas soal reklamasi dan sudah tegas selama ini," pungkasnya. (mfb/dtc)



BACK TO HOME