Industri makanan dan minuman di Indonesia menarik minat investor Korea Selatan untuk menanamkan modalnya. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, mengatakan, telah ada investor Korsel yang akan membangun 2 pabrik makanan dan minuman. "Nilai investasi masing-masing US$ 300 juta. Jadi total investasinya US$ 600 juta, setara Rp 7,8 triliun," ujar Franky, dalam keterangan resmi kepada media, Senin (7/3). (dtc)