Layani TKI Pemerintah Bangun Layanan Satu Pintu (LTSP) di Sambas

Jum'at, 18 Agustus 2017, 15:01:00 WIB - Peristiwa

Sejumlah TKI tengah mengantre permohonan pembuatan paspor di gedung KJRI Hongkong, Rabu (19/7). (ANTARA)


JAKARTA, GRESNEWS.COM - Tingginya lalulintas keluar masuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat mendorong pemerintah membangun Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Sambas. Selain mempermudah layanan bagi para TKI yang akan menyeberang ke Malaysia dan Brunei Darussalam, pembangunan LTSP juga untuk meminimalisir keberadaan para calo.

Wilayah perbatasan Sambas diketahui menjadi salah satu dari 14 lokasi prioritas yang dipersiapkan melayani proses penempatan dan perlindungan TKI di wilayah perbatasan. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Sambas Drs. Agus Supardan mengatakan bahwa berdasarkan data potensi orang yang bekerja ke luar negeri diprediksi mencapai 22.933 orang. Baik yang bekerja ke Malaysia maupun ke Brunei Darusalam. Kesibukan itu terjadi terutama saat Hari Raya Idul Fitri, dimana banyak pekerja pulang bekerja ke Indonesia melalui Kabupaten Sambas.

Direktur Kerjasama dan Penyiapan Verifikasi Dokumen (KPVD) BNP2TKI Dr. Haposan Saragih mengharapkan LTSP Kab. Sambas dapat diresmikan pada September 2017 atau 1 tahun setelah penandatangan komitmen bersama antara Bupati Kab. Sambas dan sejumlkah instasi di Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada 27 September 2016.

Haposan mengatakan untuk kelengkapan sarana LTSP, untuk Alat Imigrasi dan Alat Dukcapil akan diadakan oleh BNP2TKI, khusus untuk alat Imigrasi sudah dilakukan konfigurasi oleh Dirjen Imigrasi Pusat, diprediksi alat Imigrasi dapat sampai kembali di Kab. Sambas pada pertengahan Agustus 2017. 'Selanjutnya akan dilakukan pengaturan oleh Dirjen Imigrasi bersama Imigrasi Kelas II Sambas,' ujar Haposan, seperti dikutip bnp2tki.go.id.

Sementara itu Plt. Kepala BP3TKI Pontianak Delina Haloho mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan revisi anggaran demi mendukung pendirian LTSP Kab. Sambas terkait penyediaan jaringan di tahun 2017.

'Kami mendorong tiap instansi untuk bersama-sama menyiapkan serta berkontribusi terkait program LTSP di Kab. Sambas. Setelah semuanya running well (dilakukan uji coba tiap-tiap layanan) dapat segera melayani para C/TKI di Kab. Sambas dan sekitarnya,' ungkapnya.(rm)

Komentar