Indonesia Tanpa HMI

Selasa, 10 Mei 2016, 12:56:00 WIB - Opini

Aktivis HMI melakukan orasi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/5). (Edy Susanto/Gresnews.com)

Oleh: Rudy Gani *)

Membayangkan Indonesia tanpa HMI sama dengan membayangkan Indonesia tanpa TNI. Sebab, kedua institusi yang menjadi penopang dari rumah bernama Indonesia ini merupakan dua unsur yang berperan penting dalam sejarah Indonesia, khususnya, peran HMI di masa PKI membayangi perjalanan bangsa ini dan ketika Orde Baru masih merangkak.

Sejarah adalah catatan. Maka dengan catatan itulah kita membaca HMI pasca pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang heboh itu terkait HMI sebagai "ladang penjahat" bernama koruptor.

HMI melalui PB (Pengurus Besar) HMI secara resmi telah mengadukan Saut ke Bareskrim Mabes Polri. Tidak hanya Pengurus Besar (tingkat pusat), pengurus Cabang HMI dan Alumni di seluruh daerah juga melakukan hal yang sama mempolisikan Saut.

Itu artinya proses hukum Saut secara prosedural sudah berjalan dan diproses pihak kepolisian. Meski kemarin (9/5) Saut telah menyatakan permintaan maafnya kepada keluarga besar HMI, namun permintaan maaf itu tidak menggugurkan proses hukum yang dilakukan oleh HMI.

Hanya saja, mengutip pernyataan Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir, sebagai umat Islam, secara pribadi HMI telah memaafkan Saut atas pernyataannya. Namun, karena ini negara hukum, biarlah proses hukum berjalan dan memutuskan nasib Saut nantinya.


Baca selanjutnya: 1 2 3

Komentar