Tim dari Fakultas Hukum UGM yang ikut serta dalam kompetisi ini terdiri dari Andyka Ahmad Kasyidi Latief (Manager/ Head Delegates), Annisa Mahardika Izzati (Oralist), Pinkadela Mashitta (Oralist), Talitha Luthfia (Researcher) dan Vierna Tasya Wensatama (Oralist)

Tim Fakultas Hukum (FH) UGM berhasil meraih 3rd Best Memorial Award Asia Cup 2012. International Law Moot Court Competition Asia Cup 2012 merupakan kompetisi peradilan semu antarmahasiswa se-Asia yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri Jepang secara rutin tiap tahun sejak tahun 2003. Asia Cup saat ini telah menjadi salah satu kompetisi peradilan semu yang bergengsi di Asia.

Dalam kompetisi ini, mahasiswa hukum diuji kemampuannya dalam membuat berkas peradilan (memorial) dan menampilkan oral pleading mengenai kasus yang diberikan. Isu hukum yang diangkat dalam Asia Cup adalah hukum humaniter internasional dan HAM.

Tim dari Fakultas Hukum UGM yang ikut serta dalam kompetisi ini terdiri dari Andyka Ahmad Kasyidi Latief (Manager/ Head Delegates), Annisa Mahardika Izzati (Oralist), Pinkadela Mashitta (Oralist), Talitha Luthfia (Researcher) dan Vierna Tasya Wensatama (Oralist).

Menurut penuturan Pinkadela, keterlibatan mahasiswa Fakultas Hukum UGM pada kompetisi ini baru pertama kali dilakukan. Pada tahap National Round, peserta yang terdiri dari seluruh universitas di Asia mengirimkan berkas memorial kepada panitia. Kemudian, berkas terbaik dari tiap negara akan dipilih dan tim penyusun berkas tersebut berhak mengikuti International Round di Jepang untuk mewakili negaranya.

"Dengan kerja keras akhirnya tim AC27 dari Fakultas Hukum UGM mendapat hasil yang sangat baik untuk berkas yang dikirimkan dan diberikan kepercayaan untuk menjadi wakil Indonesia yang mengikuti babak selanjutnya," kata Pinkadela, Selasa (28/8), dilansir laman ugm.ac.id.

Untuk International Round, kata Pinkadela, dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 20-21 Agustus 2012 di Gedung Kementerian Luar Negeri Jepang dan diikuti oleh 10 tim dari 9 negara di Asia, seperti Singapore Management University dari Singapura, Chulalongkorn University dari Thailand, Ateneo Law School dari Filipina, Peking University dari Cina, Kathmandu School Of Law dari Nepal, Diplomatic Academy dari Vietnam serta Waseda University dan Sophia University dari Jepang.

Setelah melewati babak penyisihan dimana setiap tim bermain sebagai Applicant dan Respondent, dua tim dengan nilai perolehan tertinggi berhak maju ke babak final yaitu Singapore Management University dan Ateneo School of Law. Kedua tim ini sudah memegang sejarah kemenangan semenjak Asia Cup pertama kali diadakan.

"Tahun ini piala Asia Cup dimenangkan oleh Ateneo School of Law yang juga membawa pulang dua gelar utama yaitu Best Memorial Award dan Best Oralist," kata Pinkadela.