Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Mesjid al-Aqsha diterobos warga Yahudi, dikecam Yordania

"Pemukim Yahudi, anggota Knesset dan beberapa anggota polisi serta orang Israel radikal menyerbu ke dalam Masjid Al-Aqsha dan menginjak-injak permadani di dalam masjid tersebut dan mengejar-ngejar orang yang sedang shalat di dalam masjid, sedangkan mereka memakai sepatu," kata Menteri Urusan Waqaf dan Islam Jordania Abdul Salam Abbadi, Minggu.

Editor : M. Achsan Atjo (atjo@gresnews.com)

Foto: xinhuanet.com

Amman - Pemerintah Yordania mengutuk tindakan pemukim Yahudi menerobos ke dalam Masjid Al-Aqsha. Yordania menyerukan kepada seluruh bangsa Arab dan umat Muslim untuk turun tangan menghentikan pelanggaran semacam itu, demikian laporan kantor berita Jordania, Petra, Minggu (19/2).

"Pemukim Yahudi, anggota Knesset dan beberapa anggota polisi serta orang Israel radikal menyerbu ke dalam Masjid Al-Aqsha dan menginjak-injak permadani di dalam masjid tersebut dan mengejar-ngejar orang yang sedang shalat di dalam masjid, sedangkan mereka memakai sepatu," kata Menteri Urusan Waqaf dan Islam Jordania Abdul Salam Abbadi, Minggu.

"Kami mengutuk tindakan ini, yang merupakan pelanggaran keji," kata menteri itu.

Menteri tersebut memperingatkan mengenai konsekuensi karena penguasa mengizinkan pemukim Yahudi yang bersenjata berulang-kali menerobos ke dalam Masjid Al-Aqsha.

Ditambahkannya, tindakan itu dipandang sebagai perang yang diumumkan terhadap salah satu tempat paling suci umat Muslim.

Pejabat senior Jordania tersebut mendesak masyarakat internasional untuk turun tangan sehubungan dengan tindakan pemukim Yahudi itu.

Provokatif Israel
Pada Ahad lalu, beberapa orang Palestina yang sedang shalat cedera dan tiga orang lagi ditangkap selama bentrokan yang meletus antara orang Palestina dan penjaga perbatasan serta polisi Yahudi di kompleks Al-Haram Asy-Syarif di Kota Tua Jerusalem. Sebelumnya pemukim Yahudi berusaha menyerbu kompleks tempat suci umat Muslim tersebut, kata kantor berita Palestina, WAFA, seperti dikutip xinhuanet.com.

Orang Palestina berkumpul di kompleks itu sejak fajar, setelah pemukim ekstrem Yahudi menyerukan serbuan ke dalam Masjid Al-Aqsha dan pelaksanaan kegiatan agama Yahudi di dalam masjid tersebut.

Beberapa orang yang sedang shalat dan tiga tentara Yahudi dilaporkan cedera dalam bentrokan. Sementara itu tiga orang Palestina ditangkap dengan dalih "mereka melempar batu" ke arah ekstremis sayap kanan Israel serta menghalangi mereka memasuki masjid, demikian laporan WAFA.

Menteri Luar Negeri Jordania Nasser Judeh menyatakan tindakan pemukim Yahudi menerobos ke dalam Masjid Al-Aqsha adalah tindakan provokatif bagi umat Muslim.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!