Misteri Sumber Uang Suap Andi Narogong

Minggu, 19 Maret 2017, 09:00:00 WIB - Hukum

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kedua kiri) menerima lentera yang diserahkan oleh Wakil Ketua Forum Rektor Asep Saefuddin (kanan) sebagai simbol dukungan kepada KPK usai pertemuan di Gedung KPK Jakarta, Jumat (17/3). Forum Rektor dan Guru Besar Antikorupsi memberikan dukungan kepada KPK guna menuntaskan kasus korupsi e-KTP serta menolak revisi UU KPK. (ANTARA)

DUIT UNTUK ANAS URBANINGRUM - Sementara itu dalam sidang lanjutkan kasus ini, setelah sebelumnya mengungkap peran Setya Novanto, juga diungkap pemberian uang untuk Anas Urbaningrum. Dalam surat dakwaannya, Jaksa KPK menyebut pemberian uang dilakukan Andi Narogong pada kurun waktu September hingga Oktober 2010.

Uang diberikan kepada sejumlah anggota dewan dengan tujuan agar pembahasan anggaran e-KTP dapat dimuluskan oleh Komisi II DPR RI maupun Banggar DPR RI, salah satunya adalah kepada Anas. 'Kepada Anas Urbaningrum melalui Eva Ompita Soraya US$500 ribu,' kata Jaksa Irene Putri saat membacakan surat dakwaan.

Pemberian untuk Anas itu, bahkan disebut sebagai pemberian lanjutan sebab pada April 2010, Andi Narogong telah memberikan uang US$2 juta. Selanjutnya Khatibul Umam Wiranu sebesar US$400 ribu, Jafar Hafsah selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat sebesar US$100 ribu.

Untuk Anas, Jaksa menyebut ada lagi pemberian dengan jumlah yang lebih besar yaitu US$3 juta. 'Pada sekitar Oktober 2010 Andi Agustinus alias Andi Narogong memberikan uang US$3 juta kepada Anas Urbaningrum,' tutur Jaksa Irene.

Kemudian uang juga diberikan kepada Arief Wibowo sebesar US$100 ribu, Chaeruman Harahap US$550 ribu, Ganjar Pranowo US$500 ribu, Agun Gunandjar US$1 juta, Mustokoweni US$400 ribu, Ignatyus Mulyono US$250 ribu, Taufik Effendi US$50 ribu, Teguh Juwarno US$100 ribu.

'Setelah adanya kepastian tersedianya anggaran untuk proyek pengadaan dan penerapan KTP berbasis NIK secara nasional (KTP Elektronik), di ruang kerja Setya Novanto di lantai 12 Gedung DPR RI dan diruang kerja Mustokoweni, selanjutnya Andi Agustinus als Andi Narogong beberapa kali juga memberikan sejumlah uang kepada pimpinan Banggar DPR RI,' ujar Jaksa Irene.

Nama dimaksud menerima uang yang tertera di surat dakwaan adalah Melchias Marcus Mekeng selaku Ketua Banggar US$1,4 juta. Dua orang Wakil Ketua yaitu Mirwan Amir dan dan Olly Dondokambey sejumlah US$1,2 juta dan Tamsil Linrung US$700 ribu.

Selain nama-nama diatas, ada juga nama anggota dewan lain termasuk juga pejabat Kemendagri yang menerima uang. Diantaranya Mantan Mendagri Gamawan Fauzi, Mantan Dirjen Dukcapil Irman, mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, serta PPK proyek e-KTP, Sugiharto.


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar