Kesaksian Janggal Ipar Presiden Jokowi di Kasus Pajak

Senin, 20 Maret 2017, 19:00:44 WIB - Hukum

Terdakwa Ramapanicker Rajamohanan Nair (kiri) mendengarkan keterangan saksi saat menjalani sidang kasus dugaan suap pengurusan pajak di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/3). Sidang tersebut menghadirkan tiga saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum dan salah satunya Arif Budi Sulistyo yang merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo. (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera, Arif Budi Sulistyo sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara penyuapan pajak dengan terdakwa Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia (EKP) sekaligus Direksi PT Lulu Group Ramapanicker Rajamohanan Nair.

Dalam kesaksiannya, Arif mengakui jika ia memang membantu Rajamohanan dalam penghapusan pajak tetapi terkait pengajuan Tax Amnesty (pengampunan pajak) PT EKP. Arif yang juga merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo ini mengirimkan sejumlah dokumen milik PT EKP melalui pesan whatsapp messenger kepada penyidik pajak Handang Soekarno.

"Saya hanya kirimkan dokumen pada Handang. Waktu itu saya sampaikan apapun keputusan Pak Dirjen mudah-mudahan yang terbaik buat Pak Mohan," kata Arif di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (20/3).

"Saya tahu, pada waktu itu Pak Mohan kirim dokumen terkait pengurusan TA (Tax Amnesty) pada saya. Setelah itu saya forward ke Handang," sambung Arif dalam keterangan selanjutnya.

Kejadian ini berawal ketika Rajamohanan menghubunginya untuk meminta bantuan dalam pengurusan Tax Amnesty. Merasa pernah punya pengalaman dibantu penyidik pajak, Handang Soekarno, Arif pun menyanggupi untuk membantu Rajamohanan.

"Jadi pada waktu Mohan minta bantuan pengurusan TA (Tax Amnesty), saya punya pengalaman dibantu oleh Handang. Saya waktu itu pernah ketemu, akan lebih baik kalau Pak Mohan segera mengirimkan datanya," ujar Arif.

Arif menjelaskan awal pertemuannya dengan Handang terjadi pada saat dirinya dan seorang pengusaha lain bernama Rudi Prijambodo bertemu dengan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi di Kantor Pajak pada 23 September lalu. Sebelum Ken datang, Handang menemuinya terlebih dahulu.

"Saya mau ketemu Dirjen Pak Ken, saya ditemui Handang, saya yakin beliau staf Dirjen Pajak itu," imbuh Arif.


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar