Tersangka Korporasi Kasus PT IM2 Kembali Diungkit

Minggu, 19 Maret 2017, 18:00:00 WIB - Hukum

Gedung Indosat (Gresnews.com/Edy Susanto)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Kejaksaan Agung ancang-ancang menjerat korporasi pelaku tindak pidana korupsi. Peraturan Mahkamah Agung No 13 tahun 2016 tentang Tatacara Pemidanaan Korporasi menjadi dasar tindakan tersebut. Satu kasus yang akan dituntaskan melalui aturan baru ini adalah kasus korupsi pemanfaatan spektrum 2,1 Ghz untuk jaringan 3G oleh PT Indosat Mega Media (IM2) Tbk.

Jaksa Agung Mohammad Prasetyo mengatakan, kemungkinan tersebut saat ini tengah dikaji tim penyidik Kejaksaan Agung. 'Itu masih didalami, sejauh mana keterlibatannya,' kata Prasetyo akhir pekan ini.

Prasetyo menegaskan komitmennya menyeret korporasi yang bandel mencuri uang negara. Terlebih MA telah mengeluarkan Perma pemidanaan korporasi. 'Ya kalau ditemukan kenapa tidak (ditetapkan tersangka), apalagi sekarang ini Mahkamah Agung menyatakan korporasi itu bisa dijadikan subjek hukum dalam perkara pidana,' kata Prasetyo.

Hingga saat ini, penuntasan kasus korupsi PT IM2 memang masih terus dipertanyakan publik. Pasalnya pasca ada putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) Nomor 77PK/Pidsus/2015 yang diajukan terdakwa mantan Direktur Utama PT Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto, Kejagung belum juga melanjutkan penyidikan untuk menemukan adanya tersangka lain.

Mereka adalah Harry Sasongko, Jhonny Swandi Sjam, dan Kaizad B Heerje serta tersangka korporasi yakni PT IM2 dan PT Indosat. Kejagung bahkan belum juga mengeksekusi uang pengganti sebesar Rp1,3 triliun sesuai putusan PK Indar.

'Sekarang Jampidsus sedang memprogram zero outstanding, kita teliti lagi. Kita akan bahas semua itu (tersangka dan eksekusi uang pengganti), kita berusaha terus,' kata Prasetyo.

Hal senada disampaikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah. Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) ini mengatakan jika tim penyidik Gedung Bundar tengah membahas perkara-perkara mangkrak. 'Masih kita bahas, termasuk IM2,' kata Armin.


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar