Pergulatan Alot Tersangka Korupsi TVRI

Rabu, 15 Februari 2017, 16:00:52 WIB - Hukum

Gedung Kejaksaan Agung (Edy Susanto/Gresnews.com)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Kejaksaan Agung akhirnya menjebloskan dua tersangka kasus korupsi pengadaan program siap-siar di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI pada paket kartun animasi anak dan paket FTV anak-anak tahun anggaran 2012. Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Selasa (14/2) menahan Hendrik Handoko, rekanan atau kuasa Direktur PT A Man Internasional dan Ludi Erisetiawan Kusuma. Padahal sebelumnya, Hendrik Handoko sempat dimenangkan dalam gugatan praperadilan di Pengadilan Jakarta Selatan, namun Kejaksaan buru-buru kembali menetapkan Hendrik sebagai tersangka.

"Dua tersangka ditahan di Rutan Kejagung Cabang Salemba selama 20 hari ke depan terhitung dari 14 Februari 2017 sampai 5 Maret 2017," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum di Jakarta, Selasa (14/2) malam.

Kapuspenkum menyebutkan Kejagung menahan kedua tersangka itu dengan pertimbangan dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. Kerugian yang ditimbulkan akibat tindak pidana korupsi itu mencapai Rp2 miliar.

Hingga saat ini dalam kasus korupsi program siap siar TVRI itu penyidik telah memeriksa 21 orang sebagai saksi. Menurut M Rum dalam pengembangan selanjutnya tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain.



Sementara itu, baik Ludi maupun Hendrik enggan menanggapi atas penetapan tersangkanya. Secara terpisah dua tersangka dibawa ke Rutan Cipinang cabang Kejaksaan Agung.

Baca selanjutnya: 1 2 3

Komentar