Pendukung AHY-Sylvi Cemaskan Penyelidikan Korupsi Masjid Al-Fauz

Kamis, 12 Januari 2017, 16:00:33 WIB - Hukum

Tim Pemenangan pasangan Cagub/Cawagub Agus- Sylvi saat lakukan klarifikasi pada media. (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri tengah menyelidiki dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz di kompleks kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Pengusutan kasus korupsi itu pun menyeret-nyeret nama Sylviana Murni yang merupakan mantan Walikota Jakarta Pusat.

Para pendukung pasangan calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (AHY-Sylvi) mengkhawatirkan pengusutan kasus tersebut bertendesi politik. Mereka berharap penyelidikan kasus ini dilakukan secara profesional dan tidak memiliki tendensi politik.

Dalam penyelidikan dugaan korupsi Pembangunan Masjid Al-Fauz, tim penyelidik dari Bareskrim mengaku telah meminta keterangan 20 orang termasuk Sekda DKI Saefullah yang diperiksa Rabu (11/1). "Sudah 20 orang dipanggil untuk kita mintai keterangan, mereka adalah pihak-pihak yang dianggap mengetahui tentang pembangunan masjid," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi, Kombes Erwanto di Kantor Bareskrim Polri, Kamis (12/1).

Namun Erwanto enggan membeberkan siapa saja ke -20 orang yang telah dipanggil Bareskrim. Salah seorang dari 20 nama tersebut adalah Sekda Pemprov DKI Syaifullah. Syaifullah adalah W‎alikota Jakarta Pusat periode 2010-2011.

Masjid Al-Fauz diresmikan oleh Fauzi Bowo yang saat ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 30 Januari 2011. Masjid tersebut dibangun menggunakan dana anggaran pendapatan daerah (APBD) 2010 sebesar Rp27 miliar.



Diusutnya kasus korupsi pembangunan masjid itu, dituding barisan pendukung Paslon AHY-Sylvi bertendensi politik. Sebab kasus itu dinilai tiba-tiba muncul saat Sylviana maju berpasangan dengan Agus dalam pencalonan gubernur DKI Jakarta.

Baca selanjutnya: 1 2

Komentar