Kasus Penembakan Rumah Jazuli Juwaini Berujung Tragedi

Senin, 15 Mei 2017, 15:56:15 WIB - Hukum

Petugas Puslabfor Bareskrim Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Penembakan rumah anggota DPR Komisi 1 Jazuli Juwaini di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (4/5). Penembakan yang mengenai jendela kamar anak Jazuli Juwaini ini diduga untuk meneror Ketua Fraksi PKS tersebut dan hingga saat ini Polisi belum berhasil mengungkap siapa pelakunya. (ANTARA)

MOTIF PENEMBAKAN DISELIDIKI - Terkait kasus penembakan di rumah Jazuli Juwaini sendiri, motif penembakan masih diselidiki aparat polisi. Polisi menyelidiki segala kemungkinan motif terkait insiden tersebut, termasuk dugaan teror.

'Untuk motif itu baru diketahui kalau pelakunya sudah tertangkap. Kita tidak bisa menduga-duga apa motifnya, tetapi segala kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk itu (dugaan teror),' ujar Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, Minggu (14/5).

Insiden penembakan di rumah Jazuli bukan hanya terjadi kali itu saja. Polisi juga menerima informasi bahwa sebelumnya rumah Jazuli juga pernah ditembak oleh orang tidak dikenal. 'Tetapi kan itu kejadian tiga tahun lalu. Intinya kami belum bisa menyimpulkan bahwa itu teror,' ujarnya.

Polisi sendiri telah memintai keterangan dari Jazuli. Namun dari pemeriksaan, Fadli menyebut, sejauh ini polisi belum menemukan adanya benang merah yang bisa menyimpulkan bahwa insiden penembakan di rumah Jazuli itu bermotif teror. 'Pak Jazuli sudah (diperiksa). Dia tidak pernah mendapatkan ancaman atau ada yang mengirim surat kaleng, itu enggak ada apa-apa,' lanjut Fadli.

Jazuli juga merasa tidak punya masalah dengan orang lain selama ini. 'Dia tidak punya masalah dengan siapa-siapa. Kecuali sebelumnya pernah diancam, nah ini kan tidak ada fakta apa pun yang mengarah ke situ (teror),' terangnya.

Lebih jauh Fadli menyebutkan, Jazuli menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus tersebut ke aparat polisi. 'Ya Pak Jazuli menyerahkan sepenuhnya ke polisi, karena sudah dua kali insiden ini,' ucapnya.

Terkait penyidikan ini sendiri, polisi telah menemukan proyektil peluru. Dengan adanya proyektil tersebut, dipastikan penembakan berasal dari senjata api. 'Sudah ditemukan pada Sabtu (6/5) saat rekonstruksi di rumah Pak Jazuli,' kata Fadli Widiyanto.

Fadli mengatakan, proyektil peluru tersebut ditemukan di dalam saku jaket milik Syarifudin, keponakan Jazuli. Kamar lokasi kejadian memang ditempati oleh Syarifudin.
Fadli mengungkap, jatuhnya proyektil seperti parabola. Sehingga begitu proyektil mengenai kaca, dimungkinkan proyektil itu jatuh ke atas tempat tidur.

'Jadi waktu keponakanannya itu pulang dan menemukan kaca rumah sudah berlubang kan di atas kasur banyak pecahan kaca. Kemudian dia mengibaskan sarung yang ada di atas tempat tidur itu, dan kemungkinan waktu dikibaskan itu masuk ke jaket, masuk akal sih kalau dari hasil rekonstruksi,' paparnya.

Polisi telah menyita proyektil peluru tersebut. Saat ini polisi masih menunggu hasil Labfor untuk mengetahui jenis senjata api yang digunakan untuk menembak rumah Jazuli. 'Kalau ada proyektil, ya itu pasti dari senjata api. Tapi jenis senpinya apa kita masih tunggu hasil labfor,' tandasnya. (dtc)


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar