Hasil survei Poltracking menunjukkan elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama hanya 44,7 persen. Bagi Gerindra ini adalah sebuah pertanda Ahok bakal tumbang.

"Dari hasil paparan ini, Ahok pasti kalah!" kata Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria, dalam paparan hasil survei Poltracking Indonesia di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, Kamis (15/9).

Menurut Riza, elektabilitas Ahok terlalu kecil untuk ukuran petahan. Harusnya, petahan itu memiliki elektabilitas yang sangat kuat.

"Rata-rata petahana harusnya hasil surveinya 70-90 persen. Makanya dari survei ini saya tidak salah Ahok pasti kalah," tegasnya lagi.

Dia lantas mengungkit gaya kepemimpinan Ahok yang menurutnya jadi penyebab penurunan elektabilitas.

"Ahok ini suka marah-marah, jangankan orang yang cerdas, anak-anak aja enggak suka yang marah-marah. Saya meyakini elektabilitasnya menurun. Belum ada siapa mendukung siapa, angka Ahok semakin rendah," katanya.

"Kami, Gerindra, kami sudah memutuskan bahwa kami mengusung Sandi Uno. Kami yakin mas Sandi bisa memenangkan pilgub. Apalagi bergandeng dengan PDIP. Kita akan mengulang sejarah," pungkasnya. (mon/dtc)