Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat jeli mengenai guru spiritual. Imbauan ini terkait isu akhir-akhir ini yaitu orang mengaku guru spiritual namun sesat dalam perbuatannya.

"Pertama kita harus jeli mencari guru, harus belajar agamanya di mana aqidahnya dan perilakunya," kata Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Cholil Nafis, Sabtu (10/9).

Cholil menambahkan seorang ustadz selalu dekat dengan masjid artinya, tak pernah lepas salat berjamaah dari masjid. "Dan menunjukkan keteladanan diri," ujar dia.

Menurut Cholil, harus dicari tahu di mana ustadz atau guru spiritual itu menuntut ilmu agama. "Di mana sekolahnya dan belajar agamanya, siapa gurunya, dan juga ketaatannya pada agama, seperti salat dan akhlaknya," tuturnya. (Ena/Dtc)