Enam Rekomendasi Terkait Hukuman Mati

Rabu, 11 Oktober 2017, 11:00:00 WIB - Hukum

Mantan terpidana mati Yusman Telaumbanua (tengah) bersama Wakil Koordinator Kontras Putri Kanesia (kanan) dan Peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat (kiri) mengacungkan tangan bersama seusai konferensi pers di kantor Kontras, Jakarta, Selasa (10/10). (ANTARA)

MASIH BERLAKU - Meski beberapa pihak keberatan dengan penyelesaian suatu kasus dengan cara hukuman mati, pemeritah seperti tetap bergeming. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memastikan hukuman itu tetap berlaku dan sedang dicari rumusan agar semua pihak dapat menerimanya.

'Masih (berlaku) dan kita cari win-win solution,' ujar Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10).

Yasonna tak menampik kalau hukuman mati masih menjadi perdebatan publik. Namun dia menegaskan pemerintah akan segera mencari cara mengakhiri perdebatan ini.

'Hukuman mati tetap ada yang dukung dan tidak, maka kita mengambil posisi tengah. Dia masih ada tapi hukuman alternatif dan masih bisa di-review,' katanya.

'Pada akhirnya nanti setelah menjalani hukuman 10 tahun, misalnya dia berkelakuan baik itu bisa diubah, itu jalan keluar yang kita ambil,' tegas Yasonna. (dtc)


Baca selanjutnya: 1 2 3

Komentar