- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Unduh kronologi "kemesraan" Anas-Nazar di Anugrah Nusantara
PT. Anugrah Nusantara benar-benar membetot perhatian publik. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tercatat pernah menjadi pemegang saham perusahaan
Berita terkait :
Jakarta - PT. Anugrah Nusantara benar-benar membetot perhatian publik. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tercatat pernah menjadi pemegang saham perusahaan itu
Berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh gresnews.com, Anugrah Nusantara adalah perusahaan yang memenangkan sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di kementerian dan Badan Usaha Milik Negara. Dua proyek yang telah kami rilis dokumennya adalah proyek pengadaan vaksin flu burung di Departemen Kesehatan pada tahun 2009 sebesar Rp718 miliar (klik berita di sini) dan proyek pengadaan alat laboratorium multimedia untuk 30 provinsi di Kementerian Pendidikan Nasional sebesar Rp40,6 miliar pada 2007 (klik berita di sini).
Redaksi gresnews.com mendapatkan compact disc (CD) yang berisi 1.776 naskah dalam 432 folder, yang mengungkapkan sedikitnya dugaan 'permainan' Anugrah Nusantara dalam proyek di tujuh kementerian dan lebih dari 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ditaksir, seluruh proyek yang dimenangkan Anugrah Nusantara itu sebesar lebih dari Rp10 triliun.
Tak hanya bermodalkan CD itu, gresnews.com berusaha untuk melakukan verifikasi data dalam CD dengan dokumen-dokumen dari sumber lain. Hasilnya: gresnews.com memuat untuk pembaca sekalian mengenai kronologi dokumen perjalanan Anugrah Nusantara sejak didirikan pada 1999 dan pelepasan saham Nazaruddin pada 2009.
Tahun 1999
PT. Anugrah Nusantara berdiri.
Unduh dokumen lengkapnya di sini
Tahun 2006
Akta Perubahan Perusahaan pertama
Unduh dokumen lengkapnya di sini
Tahun 2007
Anas Urbaningrum masuk sebagai pemegang saham
Unduh dokumen lengkapnya di sini
Tahun 2008
Anas Urbaningrum keluar sebagai pemegang saham
Unduh dokumen lengkapnya di sini
Januari 2009
Nazaruddin menambah modal sebesar Rp190 miliar
Unduh dokumen lengkapnya di sini
Februari 2009
Nazaruddin melepas semua sahamnya sebanyak 160 ribu lembar atau setara Rp160 miliar kepada adiknya, Muhajidin Nur Hasim. Sisanya sebesar masing-masing 15 ribu lembar atau setara dengan Rp15 miliar dijual kepada Direktur Utama Anugrah Nusantara Rizal Ahmad dan sepupu Nazaruddin yakni Muhammad Yunus Rasyid. Selain itu, Nazaruddin juga menyatakan mundur dari jabatan Komisaris Utama dan pemegang saham Anugrah Nusantara.
Unduh dokumen lengkapnya di sini
Sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip-prinsip jurnalistik, berkaitan dengan prinsip cover both side, sekaligus untuk memudahkan pembaca maupun pihak terkait memberikan respons atas dokumen yang kami unggah, segala respons dari pihak terkait bisa dialamatkan melalui:
Gedung Raudha Lt. Dasar, Jl. Kuningan Barat No.21, Jakarta Selatan
Telepon dan Faksimili: 021-52960435
Email: redaksi@gresnews.com;
Twitter @gresnewsdotcom;
Facebook: Gresnews


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus