Botol kemasan berbahaya, ganggu hormon tiroid

Minggu, 18 Maret 2012 , 08:08:00 WIB - Artis

Botol kemasan berbahaya, ganggu hormon tiroid
Ilustrasi: fyiliving.com

TAHAN banting, anti bocor, ringan dan simpel membuat kemasan plastik menjadi solusi mengemas makanan dan minuman yang paling ideal. Anda yang terbiasa membawa sebotol minuman ke mana-mana, atau suka membeli makanan dan minuman secara take home tentu sangat senang dengan kemasan ini.

Namun kepraktisan ini ternyata juga membawa bahaya untuk kesehatan. Bahan plastik memiliki bahan kimia yang bisa mengontaminasi makanan dan minuman yang disimpan di dalamnya. yaitu bahan kimia yang disebut phthalates dan BPA (Bisphenol A).

Peneliti di Universitas Michigan menemukan fakta mengejutkan, bahwa bahan-bahan kimia ini akan memengaruhi level hormon tiroid Anda.

Universitas Michigan melakukan riset terhadap 1.346 orang dewasa dan juga 329 remaja ini menemukan ada hubungan yang signifikan antara meningkatnya kadar kimia botol kemasan yang ikut masuk ke dalam tubuh manusia dengan level hormon tiroid seseorang. Kadar kimia ini dilihat dari tes urine yang dilakukan pada subyek penelitian.

Laman fyiliving.com melansir keterkaitan ini paling tinggi ada pada bahan kimia bernama DEHP, sebuah phthalate yang umumnya ikut masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan. DEHP dan juga jenis phthalates lainnya ditemukan juga di berbagai perangkat plastik dan barang-barang yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Subyek penelitian dengan level DEHP tertinggi memiliki penurunan level hormon tiroid hingga 10%.

Perlu diketahui, kelenjar tiroid sangat penting untuk kelangsungan berbagai proses metabolis dalam tubuh. Hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid sangat memengaruhi level energi dan juga memengaruhi fungsi reproduktif, kardiovaskuler, sistem paru-paru serta tingkat kecemasan seseorang. Oleh karena itu segala hal yang berkaitan dengan kelenjar tiroid selalu menjadi fokus penting para praktisi kesehatan.

Redaktur : M. Achsan Atjo

Become a fan! Email! Linkedin! Follow us! Youtube! Google Plus! Pinterest!

Terpopuler

  • Pertanian Indonesia Sedang Sakit, Perlu Pemimpin yang Memahami Petani

    Dia mengatakan, kasus impor beras, daging sapi dan bawang merah menggambarkan pertanian Indonesia sedang sakit. Perekonomian lebih mengutamakan kepentingan penguasa dan pengusaha yang mencari untung sesaat daripada petani yang hidup makin melarat.

  • Kasus JIS Bukan Kejahatan Pidana Biasa

    Reza menilai kasus ini sudah menciptakan ketakutan luar biasa di kalangan orang tua dan keluarga. Karena itu, ia berharap aparat penegak hukum juga harus memandang kasus ini sebagai kejahatan yang luar biasa dengan penanganan yang berani dan lebih progresif.

POLLING

  • Wakil Presiden untuk Jokowi

    Siapakah yang menurut Anda akan menjadi calon wakil presiden yang mendampingi Jokowi?


    Jusuf Kalla
    Muhaimin Iskandar
    Mahfud MD
    Hatta Rajasa
    Gita Wirjawan
    Anis Matta
    Dahlan Iskan
    Rhoma Irama
    Pramono Edhie Wibowo
    Tokoh lain

    security image
    Masukan Kode captcha :