- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Game Battlefield 3 dilarang beredar di Iran
Melalui Divisi Intelejen Kepolisiannya, mereka mengatakan semua toko komputer di negeri tersebut dilarang untuk menjual game ini. Namun tampaknya langkah itu tidak akan mempengaruhi kebijakan EA sebagai produsen game Battlefield 3.
Berita terkait :
PASUKAN AS datang dengan pesawat pengangkut militer datang menyerbu Teheran, Iran. Tujuannya, melumpuhkan pasukan khusus sekaligus menghancurkan pusat reaktor nuklir.
Adegan (scene) itu pula yang mendorong pemerintah Iran melarang beredarnya game EA's Battlefield 3 di negeri Mahmoud Ahmadinejad. Nampaknya, pemerintah Iran merasa terganggu dengan adanya scene tersebut..
Melalui Divisi Intelejen Kepolisiannya, mereka mengatakan semua toko komputer di negeri tersebut dilarang untuk menjual game ini. Namun tampaknya langkah itu tidak akan mempengaruhi kebijakan EA sebagai produsen game Battlefield 3.
Terlebih EA tidak memiliki reseller resmi di negeri tersebut dan mereka memang tak berencana untuk merilis game ini di negeri persia tersebut.
Sementara itu, para pelajar dari Iran pun tak ketinggalan mengecam perilisan game ini. Mereka pun melakukan aksi protes di internet dan mengatakan bahwa peluncuran game ini adalah salah satu langkah Amerika untuk menekan pemerintah Iran.
"Kami pencinta game, tapi ketika bangsa kami dilecehkan itu pula yang membuat kami benci. Kami percaya game ini sengaja dirilis pada saat AS mendorong masyarakat internasional menjadi takut pada Iran," kata seorang pemilik toko game di Teheran seperti dikutip metro.co.uk.


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus