Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Detak jantung jadi "password" digital, gantikan angka & huruf

Menurut hasil sebuah penelitian, setiap orang memiliki detak jantung yang unik. selain itu, detak jantung antara satu orang dengan orang lainnya tidak ada yang benar-benar mirip. Karena itulah, kelompok peneliti di China berupaya membuat password dari detak jantung, karena data yang di proteksi dengan password tersebut kemungkinan besar akan sangat aman.

Editor : M. Achsan Atjo (atjo@gresnews.com)

Ilustrasi: downloadheart.us

SEGERA, komputer dan seluruh data pribadi tak perlu lagi kata sandi yang ribet sebagai pelindung agar tidak dicuri maupun dibobol orang lain.

Baru baru ini, para peneliti di China berhasil mengembangkan sebuah sistem keamanan dengan menggunakan irama detak jantung. Detak jantung tersebut digunakan sebagai password untuk mengamankan data-data yang ada.

Menurut hasil sebuah penelitian, setiap orang memiliki detak jantung yang unik. selain itu, detak jantung antara satu orang dengan orang lainnya tidak ada yang benar-benar mirip. Karena itulah, kelompok peneliti di China berupaya membuat password dari detak jantung, karena data yang di proteksi dengan password tersebut kemungkinan besar akan sangat aman.

Grafik elektrokardiogram
Chun-Liang Lin, selaku kepala peneliti sistem keamanan dengan menggunakan detak jantung ini menggunakan dua grafik elektrokardiogram dari telapak tangan orang, untuk menentukan sifat-sifat matematika yang unik dalam detak jantung mereka.

Lewat cara tersebut, mereka menemukan bahwa nomor yang diperoleh dapat digunakan sebagai password, seperti dikutip digitaltrends.com.

Lin berharap kedepannya sistem keamanan dengan menggunakan detak jantung ini akan bisa diterapkan ke hard drive eksternal dan perangkat lain yang dapat didekripsi dan dienkripsi hanya dengan menyentuhnya.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!