ketik : gres<spasi>tanggal tayang(ddmmyy)<spasi>pesan kirim ke 3767, contoh : gres 210111 jual cepat xenia 2008.Hub joko-0815xxxxxx
twitter

Protes Wikipedia tak diikuti Twitter, Facebook

image Foto: nationalpost.com

Washington - Aksi blackout internet untuk memprotes usulan undang-undang antipembajakan online (SOPA), gagal meraih dukungan pemain-pemain internet besar.

Hanya dua pemain besar yang benar-benar melakukan blackout, ensiklopedia online Wikipedia dan website berita-sosial Reddit, di mana kedua laman itu sekarang tampil dalam warna gelap dan hanya berisi informasi mengenai protes mereka terhadap undang-undang itu.

Sementara pemain besar lain seperti Facebook dan Twitter tidak berpartisipasi melakukan blackout.

Situasi itu menunjukkan bahwa sementara perusahaan-perusahaan prihatin dengan regulasi anti pembajakan online (SOPA), namun mereka tidak siap mengorbankan satu hari pendapatan dan risiko kemarahan pengguna untuk satu protes kepada pembuat kebijakan yang dampaknya sulit diukur, tulis Reuters dalam laporannya.

SOPA
SOPA merupakan akronim untuk Stop Online Piracy Act, rancangan undang-undang yang diusulkan yang bertujuan menindak pelanggaran hak cipta dengan membatasi akses ke situs-situs yang memuat konten bajakan.

Wikipedia dan Reddit mem-blackout halaman website mereka Rabu (18/1) waktu AS atau Kamis (19/1) sehingga pengunjung hanya akan melihat informasi tentang Stop Online Piracy Act (SOPA) dan the Protect Intellectual Property Act (PIPA), sebuah aturan tentang perlindungan hak kekayaan intelektual.

Dari situs-situs teknologi besar dunia yang menyuarakan oposisi terhadap aturan itu, hanya Google yang berencana akan mengubah tampilan Kamis (19/1) waktu AS atau Jumat (20/1) di sini.

Google juga akan menampilkan informasi mengenai rancangan undang-undang itu, meskipun pengguna masih bisa menikmati layanan pencarian Google.

Protes Twitter
Layanan microblogging Twitter juga menolak berpartisipasi dalam blackout, namun Chief Executive, Dick Costolo tetap akan mengkritisi keputusan itu di Twitter selama akhir pekan.

"Menutup bisnis global sebagai reaksi terhadap satu isu politik nasional adalah bodoh," tulis Costolo dikutip nationalpost.com.

Costolo melanjutkan dengan Tweet menyatakan bahwa perusahaan akan terus berperan aktif dalam menentang rancangan undang-undang itu.

Beberapa perusahaan teknologi besar yang mengkritik peraturan itu, termasuk beberapa yang menyurati kongres AS pada November lalu untuk mengeluhkan kebijakan itu, di antaranya AOL Inc, eBay Inc, Mozila, dan Zynga Inc.

Pada November lalu sejumlah perusahaan teknologi menulis surat kepada anggota kunci parlemen mengungkapkan protes mereka terhadap rancangan undang-undang itu, termasuk eBay, Facebook, Google, Twitter, dan Mozilla.

Rancangan undang-undang itu sepertinya akan segera disetujui oleh kongres hingga Gedung Putih dikritik sepanjang akhir pekan ini.

Editor : M. Achsan Atjo (atjo@gresnews.com)
Share:
Untuk pemasangan iklan, permintaan menjadi partner, dan pemesanan paket iklan kreatif di gresnews.com dan m.gresnews.com bisa menghubungi:
SEPTANINGSIH
Telp: +6221-52960435
Fax: +6221-52960435
Email: septa@gresnews.com
Alamat kantor:
Gedung Raudha
Jl. Kuningan Barat No.21
Mampang, Jakarta Selatan.

 Kirim Komentar


Reload Image
Code:


Copyright © 2011-2012 gresnews.com, All Right Reserved