Menjajal Lintasan Busway Layang Ciledug-Tendean




Dengan lintasan jalur seperti itu, bus Trans Jakarta nantinya bisa melaju kencang dengan nyaman membawa penumpang hingga sampai ke tujuan.


Proyek jalan layang (elevated) untuk TransJakarta rute Ciledug-Blok M-Tendean sudah selesai dikerjakan. Proyek yang dibuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini merupakan jalur busway layang terpanjang di Jakarta.

Uji coba dengan menggunakan bus TransJakarta pun telah di lakukan dengan  melakukan pemberhentian di 12 halte yang ada, dan menghitung waktu tempuhnya. Untuk diketahui, proyek ini menghabiskan dana Rp 2,5 triliun.

Gresnews.com berkesempatan melihat dan merasakan hasil dan fasilitas dari proyek jalan melayang (elevated) yang proses pengerjaanya di mulai pada awal tahun 2015 tersebut. Pembangunan jalan layang ini secara struktural itu sudah selesai semua. Dari ujung Tendean ke ujung Ciledug sudah teraspal dan termarka semua, namun masih ada beberapa saran penunjang yang belum selesai pembangunannya seperti tangga di Halte JORR dan pemasangan eskalator di Halte Cipulir.

Berapa ruas yang dijajal di antaranya, dari mulai sekitar Halte Tirtayasa, yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hingga ke titik pemberhentian terakhir, yakni di Halte TransTv. Di sepanjang jalur tersebut, kondisi jalan telah diaspal dengan rapi dan rata.

Dengan lintasan jalur seperti itu, bus Trans Jakarta nantinya bisa melaju kencang dengan nyaman membawa penumpang hingga sampai ke tujuan. Jalur layang itu sendiri bakal melalui jalan yang berkelok hingga naik-turun. Saat melintasi jalur melayang itu, penumpang TransJakarta bakal disuguhi pemandangan dari gedung-gedung bertingkat yang ada di Jakarta.

Uji coba dan simulasi saat ini masih terus dilakukan oleh bus TransJakarta. Pihak TransJakarta masih membutuhkan waktu hingga dua sampai tiga bulan lagi untuk menyelesaikan melakukan uji coba. Selain itu juga dilakukan commisioning test seperti pelatihan sopir, dan juga mash harus melengkapi sistem-sistem di halte.

Adapun Pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh delapan kontraktor berbeda di delapan titik berbeda. PT TransJakarta menargetkan, mulai mengoperasikan jalur tersebut pada Juni 2017 nanti, atau pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta.

Delapan paket tersebut adalah paket Tendean (1.000 meter) dikerjakan PT Adhi Karya Tbk, paket Santa (1.250 meter) oleh PT Yasa Patrisia Perkasa, paket Trunojoyo (1.375 meter) dikerjakan PT Jaya Kontruksi, paket Taman Puring (1.200 meter) dikerjakan PT Hutama Karya, paket Kemayoran Lama (1.300 meter) dikerjakan PT Pembangunan Perumahan Tbk, Paket Kostrad (1.400 meter) dikerjakan PT Istaka Karya CO bersama dengan PT Agra Budi, Paket Ciledug (1.500 meter) dikerjakan PT Waskita Karya Tbk, dan Paket Seskoal (1.400 meter) dikerjakan PT Wijaya Karya Tbk. (Edy Susanto/Gresnews.com)

Halte CSW Jalan Layang Busway Ciledug-Tendean.

Pekerja melakukan pengecatan bagian pinggir jalan layang Busway Ciledug-Tendean.

Halte Rawa Barat.

Bagian dalam Halte Jalan Layang Busway Ciledug-Tendean.

Kendaraan melakukan uji coba di Jalan Layang Busway Ciledug-Tendean.Uji coba dan simulasi saat ini masih terus dilakukan oleh bus TransJakarta.

Penyelesaian tahap akhir Jalan Layang Busway Ciledug-Tendean di kawasan Pasar Kebayoran Lama.