Gempur Illegal Fishing Lewat Sinergi Tiga Kementerian

Sabtu, 09 April 2016, 09:00:00 WIB - Ekonomi

Kapal Pengawas Orca milik KKP (djpsdkp.kkp.go.id)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Meski kegiatan pemberantasan illegal fishing telah menunjukkan hasil positif dengan berkurangnya aksi pencurian ikan, namun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum berencana menghentikan program tersebut. Bahkan KKP justru memperkuat armada pengawasan perairan dengan menambah jumlah kapal pengawasnya.

KKP juga membentuk sinergi yang melibatkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian untuk membangun infrastruktur kelautan, terutama untuk pengadaan kapal pengawas.

Untuk memperkuat infrastruktur pengawasan perairan Indonesia atas maraknya illegal fishing, KKP telah menambah empat kapal pengawas yang dilengkapi Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKIPI). Jumlah kapal pun akan ditambah lagi mengingat luasnya perairan Indonesia dan untuk terus menekan kerugian negara akibat maraknya pencurian ikan. Empat kapal baru tersebut diberi nama ORCA 01, ORCA 02, 0RCA 03, dan 0RCA 04.

'Empat kapal tersebut akan memperkuat infrastruktur pengawasan sebagai wujud komitmen KKP dalam memberantas illegal fishing,' ujar Menteri KKP Susi Pudjiastuti seusai meresmikan pelepasan empat kapal pengawas itu di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (8/4).



Dengan pengawasan yang lebih ketat serta tindakan tegas kepada para pelaku pencurian ikan, hasil tangkapan nelayan lokal menjadi lebih meningkat. Nelayan yang sebelumnya selalu kalah bersaing dengan para pencuri ikan sekarang menjadi lebih tenang dalam bekerja. 'Kapal asing silakan melintas di perairan Indonesia. Tapi jangan mencuri,' tegas Susi.

Menurut Susi, jumlah kapal pengawas tersebut akan ditambah lagi agar pencurian ikan oleh kapal-kapal asing bisa dicegah. Kapal dengan panjang 60 meter dan kecepatan 25 knot tersebut merupakan produksi dalam negeri. Dengan penambahan itu berarti Indonesia telah memiliki 35 kapal yang akan mengawasi perairan RI dari para pencuri ikan.

Saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang ditakuti oleh para pelaku illegal fishing. Bahkan program pemberantasan illegal fishing yang dirancang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menjadi role model bagi sejumlah negara dalam memberantas aksi illegal fishing.

Hal ini memang sangat diharapkan Susi, agar memberikan efek jera bagi para pencuri ikan. Empat kapal pengawas illegal fishing ini diberi nama Orca, sesuai nama paus pembunuh Orcinus Orca.

'Diharapkan kapal ini produktif, gesit dan mampu mengawasi perikanan di laut, terutama kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) seperti sifat paus Orca,' ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Syarif Widjaja, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (8/4).

Untuk diketahui kapal-kapal yang dibangun dengan menggunakan desain dan supervisi dari Merite System Service (MSS) itu dibeli seharga US$58,3 juta pada 2012. Lantaran akan dioperasionalkan sebagai kapal pengawas perikanan maka tak diragukan lagi kemampuannya dalam bertahan operasi hingga 14 hari berturut-turut.


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar