Menhut anjurkan masyarakat sikat pembalak hutan

Jum'at, 10 Februari 2012 , 17:24:00 WIB - Korporat

Menhut anjurkan masyarakat sikat pembalak hutan
Zulkifli Hasan (Foto:indopos.co.id)

Jakarta - Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, mengakui meski pemerintah Indonesia sudah berkomitmen untuk melakukan moratorium izin penggunaan kawasan hutan, masih saja terjadi pembalakan liar.

"Memang masih ada, tapi skalanya kecil seperti di Sumatera dan Kalimantan. Kita bentuk tim gabungan dengan kepolisian, KPK dan intansi lain," ujar Zulkifli kepada wartawan di Gedung DPR-RI, Jumat (10/2).

Zulkifli menambahkan, persoalan pembalakan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan dan aparat hukum saja. Bahkan, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu merestui kepada masyarakat untuk juga melakukan sikat di tempat bagi para pembalak liar.

"Kalaupun ada, sikat saja," tegas Zulkifli.

Kegeraman Zulkifli ini, karena Kementerian Kehutanan kini tidak lagi memberikan izin baru untuk hutan alam primer dan lahan gambut. Selama 40 tahun Indonesia terus menebang hutan untuk itu kini tidak akan ada lagi penebangan.

"Kita mengembangkan industri kayu tapi tetap basisnya itu hutan tanaman, nanam dulu baru nebang, jadi kita sekarang tanam dulu. Jadi kebijakan kita sekarang ini menanam," pungkas Zulkifli.

Reporter : Bowo Santoso
Redaktur : Oki Baren

Become a fan! Email! Linkedin! Follow us! Youtube! Google Plus! Pinterest!

POLLING